Rab. Okt 7th, 2026

Kepsek SD Bontomanai Bantah Keras Tudingan Rangka Atap Tidak Seimbang, Sebut Pekerjaan Sudah Sesuai Juknis dan Diawasi Konsultan

Takalar Kepala Sekolah SD Bontomanai Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa, angkat bicara terkait pemberitaan di salah satu media online yang menyebut rangka atap seng sekolah diduga tidak seimbang dan dikerjakan asal-asalan.

Kepala Sekolah SD Bontomanai menegaskan bahwa pemberitaan tersebut tidak benar dan tendensius.

“Kami bantah keras. Rangka atap seng SD Bontomanai kami kerjakan sesuai RAB dan Petunjuk Teknis (Juknis) revitalisasi dari Kementerian. Tidak ada yang tidak seimbang. Itu hanya sudut pengambilan foto yang terlihat miring,” tegas Kepsek saat ditemui di sekolah, Senin (06/10/2026).

Ia menjelaskan, program revitalisasi di SD Bontomanai tersebut dikerjakan secara swakelola oleh P2SP sekolah, bukan oleh kontraktor pihak ketiga.

“Semua material kami beli sesuai RAB. Baja ringan kami pakai 0,75 SNI, seng 0,30. Tukang yang kerja juga tukang profesional warga lokal. Pengawas dari Dinas dan Konsultan juga sudah tiga kali datang monitoring dan tidak ada temuan,” tambahnya.

Terkait adanya pihak yang meminta LSM turun memantau, pihaknya justru menyambut baik.

“Kami sangat terbuka. Silakan LSM manapun datang cek langsung ke lokasi. Jangan hanya memfoto dari jauh lalu memberitakan yang tidak-tidak. Kami punya dokumentasi lengkap dari 0 persen sampai 80 persen sekarang,” tutupnya.

Ketua P2SP SD Bontomanai juga menambahkan bahwa pemasangan rangka atap seng memang sengaja dibuat agak miring untuk jalur air hujan agar tidak bocor dan menggenang.

“Kalau lurus rata 100 persen justru air hujan tidak mengalir. Jadi ada kemiringan 15 derajat itu memang desainnya. Bukan tidak seimbang,” jelasnya.

Pihak sekolah berharap pemberitaan yang tidak berimbang tidak menyudutkan sekolah dan meminta hak jawab ini dimuat secara proporsional sesuai UU Pers No. 40 Tahun 1999.

Related Post